oleh: Muhammad Danda Kholilurrohman
Sejenak kulihat langit malam
Takjub dengan bintang terang
Bak lautan cahaya
Sendirian tanpa teman
Berjalan tanpa arah
Tatapan kosong, hati terisak
Dalam diriku hati kecil menyapa
Rasakan!
Nikmatilah suara merdu dari penderitaan
kau terlalu dibutakan, dibodohkan
Atas nama cinta
Betapa bodohnya dirimu
Benar....
Bodohnya aku
Menggantung asa kepada manusia
Aku tahu aku salah mencinta
Hingga akhirnya dilempar begitu saja
Hilang jauh, tak tampak oleh mata
Mati rasa hati ini menanggung cinta
Sungguh sakit yang kurasa
Siapa saja, hentikan penderitaan ini
Hari terus berlalu
Malam lewat silih berganti
Rasa yang menyayat hati
Perlahan pergi
Berharap tak kembali
Aku sadar...
Cinta itu sewajarnya
Karena garis takdir tetap ada
Tak ada yang abadi di dunia
Cinta bisa sirna
Begitupun luka
Luka pun ada sembuhnya
Kuserahkan semua kepada Sang Pemilik Hati
Tak berharap agar bisa tersenyum lagi
Dan suatu hari nanti
Ada seseorang yang bisa mengisi hati ini
Komentar
Posting Komentar